Cerita ahli Ruqyah yang pernah menterapi pasien auto imun
Ruqyah dipercaya sebagai pengobatan alternatif untuk menghilangkan penyakit yang disebabkan oleh gangguan makhluk halus atau jin.
Jika dahulu terapi ruqyah hanya dibacakan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an, proses ruqyah yang ada saat ini seringkali dibarengi dengan sesi konseling.
Menurut salah seorang ahli terapi ruqyah, Muhammad Hafidz mengatakan dipercaya bahwa penyakit yang ada di dalam tubuh manusia sebenarnya berasal dari akal pikiran mereka sendiri.
Hal itu terlihat saat ia menangani pelanggan yang kala itu didiagnosa dengan penyakit autoimun stadium lanjut.
Diceritakan oleh Hafidz, pasien ini telah lama berusaha mengobati penyakit autoimunnya dengan pengobatan medis tetapi tidak berhasil. Dokter bahkan memprediksi usianya hanya bisa bertahan sampai beberapa bulan
Selain pengobatan medis, keluarga mencari alternatif dan memutuskan untuk mencoba ruqyah.
Saat mendatangi Hafidz dan melakukan sesi konseling, ia menemukan bahwa pria tersebut masih memendam rasa benci
Dan dendam pada atasannya selama 10 tahun karena sering dipermalukan depan umum.
Saya minta beliau maafkan (atasannya). Baru proses itu saja beliau sudah kesurupan (karena) jinnya nggak mau maafin,"
"Terus kita ruqyah cukup lama dari jam 2 siang sampai 9 malam. Alhamdulillah setelah itu dia bisa maafkan meski tidak 100 persen," tuturnya.
Setelah sesi itu, Hafidz bercerita keadaan pasien mulai membaik. Saat mulai pulih, dilakukan lagi sesi konseling untuk memulihkan kondisi psikisnya.
"Saya ruqyah beliau dua kali, jadi pertama kali langsung keluar dari rumah sakit,"
kemudian saya dipanggil lagi ketika beliau sudah sembuh dari penyakitnya hanya gangguan psikisnya saja," akunya.