Hikmah dibalik Musibah

Hikmah Dibalik Musibah

'Auzubillahi minasyaithonirrajim
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah
Allahumma Sholli 'ala Muhammad wa 'ala Aali Muhammad

 Ya Allah, ya Hayyu, ya Qayyum. 

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA BI-ANNI ASYHADU ANNAKA ANTALLAHU LAA ILAHA ILLA ANTA, AL-AHAD ASH-SHAMAD ALLAZI LAM YALID WA LAM YUULAD WA LAM YAKUL LAHUU KUFUWAN AHAD.
hamba mengemis pada Mu, hamba meminta pada Mu , hamba bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada Tuhan yg berhak di sembah kecuali Engkau, Allah yg Maha Esa, Allah yang Maha Menjamin segala kebutuhan makhluk Nya. 
Allah yg tidak beranak tidak pula diperanakkan.

semoga Allah yg Maha Pengasih Maha Penyayang menyembuhkan anda , semoga Allah memberikan pahala dalam musibah yg saat ini terjadi. semoga Allah mengampuni dosa kita, semoga Allah memberikan ganti rugi yang lebih baik atas musibah tsb.

Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah dan pertolongan kepada kita.
Semoga Allah jadikan kita termasuk hamba Nya yg ikhlas

(“Dan apabila aku sakit. Dialah (Allah) yang menyembuhkanku” (As Syu’araa: 80).

Maksudnya, Allah semata yang memberikan kesembuhan, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam memberikan kesembuhan. Oleh karena itu wajib bagi hamba memiliki keyakinan yang mantap bahwasanya tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Allah.

Hanya Allah yg mampu menyembuhkan penyakit. 
seorang Muslim boleh melakukan terapi pengobatan tazkiyatun nafs dan ruqyah syar'i sebagai usaha untuk menjemput kesembuhan yg diberikan Allah Ta'ala.

seseorang boleh melakukan terapi pengobatan yg dibolehkan agama (yg tidak diharamkan oleh agama), namun hati orang tsb tidak boleh bergantung kepada obat, herbal dan kepada ahli terapi. Gantungkanlah harapan hati kepada Allah, hanya Allah yang menyembuhkan

Hadits Ummul ‘Ala Radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkunjung kepadaku dan aku sedang sakit, lalu beliau bersabda:
” أَبْشِرِي يَا أُمَّ الْعَلاَءِ, فَإِنَّ مَرَضَ الْمُسْلِمِ يُذْهِبُ اللهُ بِهِ خَطَايَاهُ كَمَا تُذْهِبُ النَّارُ خَبَث الذَّهَبِ وَاْلفِضَّةِ “

“Bergembiralah wahai Ummul ‘Ala, sesungguhnya sakitnya seorang muslim dijadikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menghilangkan kesalahannya dengannya, sebagaimana api menghilangkan karat emas dan perak.” [HR. Abu Daud no.3092]. Shahih Menurut Nashiruddin AlBani (lihat App Ensiklopedi 9 Hadis Saltanera)

Musibah secara istilah artinya suatu kejadian yang dapat membawa kerugian atau kejelekan. Imam Al-Qurthubi mengartikan musibah sebagai sesuatu peristiwa yang menyakiti orang beriman.

belajar tazkiyatun nafs dan ruqyah syar'i sangat penting u keluarga pasien gangguan jin, supaya berhasil mengobati anggota keluarganya yg sakit.

Silahkan baca sampai tuntas, pasalnya banyak pasien sakit gangguan jin yg gagal dan sulit sembuh krn tidak amalkan tazkiyatun nafs. Silahkan klik tulisan warna orange untuk membaca info penting. 

Alhamdulillah banyak juga yang sembuh dgn izin Allah, setelah mereka sungguh sungguh belajar dan amalkan tazkiyatun nafs dan ruqyah syar'i.

I. (Hikmah Di Balik Musibah
 "Musibah-musibah itu Allah turunkan agar mereka kembali kepada Allah. Agar mereka datang bermunajat kepada Allah".

Perlu dipahami, bahwa meskipun Allah SWT memberikan kita ujian, cobaan, dan musibah, tapi ingatlah bahwa Allah SWT sangat menyayangi hamba-Nya, karena semua ujian yang didapatkan itu diberikan sesuai dengan kesanggupan kita. Dalam surah Al-Baqarah ayat 286 disebutkan:

"Laa yukalliful-laahu nafsan illaa wus'ahaa; lahaa maa kasabat wa 'alaihaa maktasabat".

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya", (QS Al Baqarah:286).


(Allah sengaja menguji hamba-Nya untuk mendengarkan pengaduannya,
kerendahan dirinya, dan doanya. Dan Allah malah mencela orang yang enggan merendahkan diri kepada-Nya dan tidak mencari ketenangan dari-Nya sewaktu ditimpa cobaan.
Ibnul Qayyim Al Jauziyyah, "Bekal Untuk Orang Orang Yg Sabar", Qisthi Press, 2010, halaman 50)


Dari Abu Said Al-Khudri dan dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya” (HR. Al-Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573.)

hakekat hidup di dunia adalah menjalani ujian. kita berusaha menjalani ujian itu dgn niat ikhlas mengharap ridho Allah kemudian melakukan amal sholeh berdasarkan tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Bismillah

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ

Arab-Latin: Allażī khalaqal-mauta wal-ḥayāta liyabluwakum ayyukum aḥsanu 'amalā, wa huwal-'azīzul-gafụr.

Artinya: Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H
“Yang menjadikan mati dan hidup,” Allah menakdirkan hidup dan mati untuk hamba-hambaNya, “supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” Yakni, siapa yang amalannya paling ikhlas dan paling benar. Allah menciptakan para hambaNya dan dimunculkan di alam dunia ini. Mereka diberitahu akan dipindahkan dari alam ini. Allah memberlakukan berbagai perintah dan larangan untuk mereka dan diuji dengan berbagai keinginan hawa nafsu yang memalingkan mereka dari perintahNya. Barangsiapa yang tunduk pada perintah Allah, dan melakukan amalan baik, maka Allah akan memberinya pahala yang baik di dunia dan di akhirat. Namun siapa pun yang condong pada hawa nafsunya dan tidak menghiraukan perintah Allah, maka akan mendapatkan balasan buruk. “Dan Dia Mahaperkasa,” Yang bagiNya seluruh keperkasaan, dan dengan keperkasaan itu Allah memaksa segala sesuatu dan seluruh makhlukNYa tunduk padaNya, “lagi Maha Pengampun,” yang mengampuni orang-orang yang melakukan keburukan, mereka yang tidak menunaikan kewajiban secara baik dan orang-orang yang berdosa khususnya, jika mereka bertaubat dan kembali kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka meski sampai sebanyak kolong langit, Allah menutupi aib mereka meski sepenuh bumi

Jangan Membenci sesuatu yg Allah takdirkan untukmu
sebab setiap ujian ada pahala, 
setiap sakit penghapus dosa,
setiap kehilangan akan diganti
setiap musibah ada hikmah

Membangun Optimisme Kesembuhan 

dalam terapi pengobatan Ruqyah mandiri. orang yg sakit dan keluarga dekat nya (misal ortu, anak, suami, istri) sangat diperlukan untuk ingat semua dosa yg pernah dilakukan, kemudian sebutkan ketika berdoa kepada Allah, 
contoh doanya , " Ya Allah saya pernah berbuat dosa ini (sebutkan dosanya) , tolong ampuni saya ya Allah". 
suami dan istri itu sholat sunnah tobat sendiri sendiri.  suami istri itu berkata kpd sang Ustaz. mungkin anak kami menjadi seperti itu krn kami pernah melakukan korupsi.


ada yg kena gangguan jin, sakitnya tergolong berat, dia sering kesurupan akibat belajar ilmu kebal yg didapat dari ritual syirik. dia juga kena jin nasab. jika kesurupan ia akan menendang dan memukul orang yg berada dekat dgn nya. dia pernah di kasih suntik penenang dan di isolasi di RSJ supaya orang lain tidak terkena amukan dia.

Allah izinkan ia dapat hidayah. ia berhenti melakukan ritual syirik.
langkah awal yg sering ia lakukan ialah beliau sering berdoa nangis minta ampun dan minta kesembuhan kepada Allah.

kemudian ia konsul dgn ustaz yg juga Ahli Ruqyah. ustaz Ahli Ruqyah sarankan ia untuk menggali jimat jimat yg pernah ditanam oleh dukun di sudut pagar rumah,  kemudian jimat dinetralkan kemudian dimusnahkan. (yg sakit dulu pernah berobat ke dukun, dukun tanam jimat di sekeliling rumah untuk pagar goib). 

yg sakit ini awalnya tak pandai sholat, tak pandai baca Al Qur'an. 
dia semangat belajar Sholat, baca Al Qur'an, belajar Tauhid dan ruqyah dgn Ustaz tsb. 

terkadang saat proses hijrah dan perbaikan diri, setan jin menambah gangguan kepada dia. semakin ia diganggu, semakin semangat ia ibadah kepada Allah. 

walaupun sakit, ia paksa dirinya sholat 5 waktu di mesjid.

Alhamdulillah, Allah berikan ia hidayah untuk melakukan amalan wajib,  amalan sunnah, melakukan ruqyah diri sendiri, menjauhi dosa dosa besar. Dgn izin Allah, ia sembuh, dapat kerja, kemudian menikah.

(Bila seseorang menuntut ilmu bukan karena Allah dan tujuan hidupnya bukan mencari ridha Allah, kondisi ini akan mengakibatkan kesesatan, kerusakan, penyakit jasmani, dan rohani. Obat penawar yang mujarab untuk mengobati kedua penyakit ini adalah mengakrabkan diri dengan Alquran. Sumber)


sesusah apapun hidup, jangan tinggalkan sholat.



Alqur'an sering disebut sebagai obat bagi berbagai penyakit, baik itu penyakit fisik maupun penyakit hati dan jiwa. Dalam Alqur'an, Allah SWT berfirman:

"Dan Kami turunkan dari Alqur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alqur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian." (QS. Al-Isra: 82)

Ayat ini menjelaskan bahwa Alqur'an dapat menjadi penawar (obat) bagi berbagai penyakit, terutama penyakit hati seperti kesedihan, kecemasan, kegelisahan, serta penyakit moral seperti kesombongan, iri hati, dan kebencian. Alqur'an mengandung petunjuk, ketenangan, dan keimanan yang dapat membawa kedamaian jiwa dan mengarahkan manusia kepada kehidupan yang lebih baik dan sehat secara spiritual.

Selain itu, beberapa ulama juga menafsirkan bahwa ayat-ayat AlQur'an bisa menjadi sarana pengobatan fisik melalui doa dan rukyah (bacaan doa) yang diyakini dapat mendatangkan pertolongan Allah bagi orang yang memohon dengan penuh keikhlasan dan keyakinan.


dalam buku dahsyatnya Terapi Al Qur'an, ada kisah orang sakit kanker,  dengan izin Allah, sembuh setelah ia sering diruqyah oleh saudara kandungnya.

Postingan populer dari blog ini

Cara Obati luka batin dan memaafkan orang lain

Cara mengobati luka batin versi lengkap, Ruqyah diri sendiri dan Ruqyah Air