makna sabar terhadap pemimpin yang zolim
✔️Banyak yang keliru memaknai "sabar" dengan makna "diam", padahal bukan.. Akibatnya ada tuduhan bahwa orang yang mengajak sabar artinya menyuruh untuk diam.
Sabar adalah menahan diri agar tetap taat dan menjauhi larangan saat diuji.
Contoh, ketika ada musibah kematian, maka syariat punya rambu-rambu untuk tidak melakukan niyahah (meratap), dan/atau marah-marah. Dengan menahan diri untuk tidak niyahah, maka dia telah sabar, meskipun hatinya sedih dan air matanya berlinang, karena kedua hal itu tidaklah dilarang syariat.
Begitu pula musibah mendapatkan pemimpin zhalim atau minimal pemimpin yang tidak disukai, maka ajakan sabar bukan artinya ajakan untuk diam. Masih banyak yang dapat dilakukan tanpa harus keluar dari rambu-rambu syariat. Misal, menasehati dengan santun, mendoakan hidayah dan taufiq, membantunya dalam urusan kebaikan, dll.
Serta menjauhi hal-hal yang dilarang syariat, misalnya mencelanya, mendoakan kejelekan, memprovokasi rakyat untuk membencinya, dan semisalnya.
Itulah makna sabar.
๐Ustadz Ristiyan Ragil Putradianto hafizhahullah