pengalaman teman yang pernah tak sanggup bayar cicilan rumah
pengalaman teman yg tidak punya biaya berobat Ruqyah
Qaddarullah, suatu sore saya ditelpon oleh teman yg sdg kena sakit psikis dan gangguan jin.
kemudian ia bilang ke saya, pit tolong ruqyah saya.
saya sarankan jangan lah minta ruqyah ke saya, saya bukan ahlinya. ini saya punya no hp senior saya yg lebih ahli dan lebih berpengalaman dari saya..., beliau tidak menetapkan tarif infak, terserah antum mau kasih berapa.
teman saya respon , saya tak punya uang, ini saya bbrp bulan ini tak kerja tak ada duit. beli minyak bensin saja saya tak punya.
dalam hati saya berkata , waduh ini apa yg akan saya sampaikan padanya. salah ngomong ketika sampaikan ttg ruqyah , nanti dia bisa tersinggung.
saya tawarkan padanya, baiklah gimana kalau antum main ke tempat saya untuk diskusi ttg ruqyah.
dia jawab, maaf pit saya tak bisa ke t4 antum, pasalnya saya tak punya uang u beli bensin ke t4 antum.
saya jawab, baiklah saya akan ke t4 antum. saat di tempatnya saya berikan info ttg ruqyah diri sendiri, setelah dialog, ketemu akar masalahnya. yaitu sholat wajibnya bolong bolong dan yg jadi pikirannya adalah dia tak mampu mencicil angsuran rumahnya. dia stress tak mau keluar rumah untuk kerja dan pisah ranjang dgn istrinya.
kemudian saya ruqyah dia.
saya bilang ke teman, ini kan di rumah ortu antum ada wifi, silahkan antum pelajari info tentang tazkiyatun nafs dan ruqyah ini linknya.
kemudian dalam hati saya berdoa, Ya Allah tolong teman saya ini, saya tak mampu menolongnya.
Alhamdulillah, tampaknya ia semangat untuk mempelajari dan mempraktekkan Tazkiyatun Nafs dan Ruqyah diri sendiri.
Alhamdulillah, waktupun berlalu. beberapa bulan kemudian saya dapat kabar teman ini dgn izin Allah , sudah sembuh. dia sudah dapat kerja, dan sudah kembali serumah dengan istrinya di rumah yg dahulu jadi pikirannya.
Alhamdulillah, semua nikmat itu semata mata adalah pertolongan Allah.